Mengenal Game Console BIOS

Sobat pecinta Konsol Game, pada kesempatan kali ini, situs Bandarq Online akan memberikan pengetahuan dan pengenalan tentang Game Console BIOS yang pastinya belum diketahui oleh orang banyak.

Saat ini, sudah tersedia berbagai BIOS yang dikhususkan untuk Konsol Game. Ada sekitar 50-an BIOS yang sudah tersedia secara bebas. Sebagai contohnya, Amiga BIOS, Atari BIOS, ColecoVision, GBA BIOS, MAC Quadra BIOS, dan lain sebagainya.  Ukurannya pun bermacam-macam, mulai kurang dari 1 MB, hingga hampir mencapai 5 MB.

Apa Itu BIOS?

BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. Yaitu, firmware non-volatile yang digunakan untuk inisialisasi perangkat keras selama boot process, serta memberikan layanan runtime untuk sistem operasi dan program yang berjalan dalam sebuah perangkat keras.

Biasanya, BIOS dijadikan sebagai dasar penciptaan untuk perangkat keras dengan fungsi tertentu seperti Game Console, Computer, Smartphone, dan lain sebagainya. 

Pada awalnya, BIOS sudah tercipta dari tahun 1975 dalam sistem operasi CP/M milik IBM. Lalu, seiring waktu berjalan, BIOS kemudian bisa direkayasa ulang dengan baik oleh berbagai perusahaan yang ingin menciptakan sistem kompatible dengan perangkat keras yang dikembangkannya.


Penerapan BIOS pada Game Console adalah untuk menginisialisasi dan menguji komponen perangkat keras sistem, serta membuat boot loasder, agar sistem operasi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Sebagian besar implementasi BIOS memang dirancang khusus untuk bekerja dengan sebuah model komputer (Motherboard) tertentu, dengan interaksi bersama dengan berbagai perangkat yang membentuk chipset sistem pelengkap.

Awalnya, firmware BIOS disimpan dalam Chip terpisah, lalu ditanamkan dalam Chip ROM pada motherboard, dan penanaman terakhir digunakan di memori FLASH, sehingga dapat ditulis ulang tanpa melepas Chip (Perangkat Keras) dari motherboardnya. Tentu saja model terbaru ini merupakan yang terbaik, karena kita tidak perlu mengganti ulang hardware yang digunakan meskipun BIOS nya digantikan dengan yang lebih baru.

BIOS disini memastikan bahwa seluruh perangkat keras dapat berjalan sebagaimana mestinya, dan memiliki fungsi yang tidak terganggu.